puzzle

Untuk yang sudah berpengalaman melakukan perjalanan sendiri, langkah menyusun Itin bukanlah hal yang sulit. Namun untuk pemula, pasti nya agak bingung. banyak sekali ketakutan – ketakutan yang pada akhir nya tidak jarang mengurungkan niat untuk traveling sendiri, akhirnya join dalam kelompok tour lagi.

Padahal sesungguhnya jika tau bagaimana langkah kerja nya, seharusnya tidak perlu dijadikan satu momok. Namun memang butuh waktu untuk mempelajari nya dulu, sampai pada tahap penyusunan.

Berikut tips ala gue, yang bisa di share untuk para pemula. Apapun, eksplorasikan gaya kalian masing – masing. Tidak berarti alague yang terbaik, sekali lagi ini merupakan sharing aja ya.

  1. Mencari destinasi favorite masing-masing.

Setiap orang pastinya memiliki kesukaan yang berbeda – beda. Tidak terkecuali gue. Diantara gue dan temen – temen jalan ada yang suka arsitektur dan kebudayaan, ada yang suka gemerlap perkotaan, ada yang suka alamnya, ada yang suka shoping dan banyak lagi deh. Kalo namanya pergi se group, kunci suksesnya kudu mulai diskusi di awal. 1-2 destinasi yang wajib dikunjungi tiap peserta apa, jadi itu kita jadiin tujuan yang harus ada dalam itin nya. Sisanya kita explore bersama. Dan untungnya kita berempat sama – sama suka jalan – jalan, kemanapun destinasinya kami selalu bisa menemukan nikmatnya jalan – jalan.

Toleransi dan tenggang rasa aja merupakan kunci keberhasilan.

  1. Menyusun Itin secara Garis besar

Tujuan nya untuk mendapatkan gambaran jelas alur trip nya. Mapping agar arahnya sejalur tidak bolak – balik.

Efisiensi waktu dan dana sangat penting.

TGL TUJUAN DETAIL
21-Oct JAKARTA – NARITA – NIKKO HOTEL HOTEL – ISTIRAHAT
22-Oct NIKKO HOTEL – NARITA T2 – OSAKA HOTEL –  OSAKA CASTLE DLL
23-Oct OSAKA – NARA UNIVERSAL STUDIO – DOTONBURI DLL
24-Oct OSAKA –  KYOTO – OSAKA HOTEL – NARA
25-Oct OSAKA –  KYOTO – OSAKA KYOTO EASTERN – SOUTH – NORTH
26-Oct OSAKA – TOKYO (SHINJUKU) OSAKA – TOKYO EXPLORE SHINJUKU DLL
27-Oct SHINJUKU – KAWAGUCHIKO – SHINJUKU HOTEL – KAWAGUCHIKO – ONSEN
28-Oct SHINJUKU – DISNEYSEA HOTEL – DISNEYSEA – GINZA
29-Oct TOKYO – SHIBUYA – ROPONGGI HOTEL – UENO PARK – SHIBUYA – ROPONGGI – HARDROCK
30-Oct TOKYO – NARITA – JAKARTA HOTEL – SHINJUKU – NARITA – JAKARTA
  1. Melakukan pencarian hotel – hotel di kota – kota yang sesuai dengan Itin tersebut.

Rajin hunting di web, dan lihat special offers dari beragam hotel. Jangan lupa, baca review dan cek lokasi apakah cukup strategis dan mudah dijangkau. Karena jika murah dan bagus, tapi sulit dijangkau oleh kendaraan umum atau ga terlalu strategis akan menambah lelah dan boros biaya transportasi. Biasanya point yang penting buat gue dalam pencarian hotel adalah:

  • Lokasi dekat dengan stasiun.
  • Banyak restaurant disekelilingnya.
  • Ada mini market minimal.
  • Bersih dan di lingkungan yang aman.
  • Harga yang sesuai budget.

web yang bisa gue referensiin ada agoda, hotel.com dan airbnb, jika pertimbangan nya mau sewa apartemen.

https://www.agoda.com/

https://www.hotels.com/

https://www.airbnb.com/

  1. Menyiapkan persyaratan mengajuan Visa

Ada persyaratan dasar yang diminta oleh Kedubes Negara terkait secara resmi, namun biasa nya yang mengurus visa melalui travel agent akan diminta beberapa tambahan dokumen. Karena mereka lebih pengalaman sehingga kurang lebih tau apa saja yang sebaik nya dipersiapkan, agar kemungkinan mendapatkan visa lebih besar. Kebetulan karena jam kerja yang padat, biasa gue pake jasa Travel agent. Pengajuan Visa bisa diajukan tidak hanya dari Jakarta, terkadang ada yang bisa dari kota besar di Indonesia lainnya, jadi silahkan melakukan pengecekan di web resmi nya masing-masing Negara atau konsultasikan dengan travel agent. Untuk e-paspor bahkan ada beberapa Negara yang bisa mendapatkan VOA (Visa On Arrival).

Banyak hal – hal parno yang timbul disini, akibat takut visa nya ditolak. Tapi jika memiliki kondisi yang cukup banyak cap dan visa Negara Asia seperti China, Korea, Jepang dan Taiwan, biasa nya lebih memiliki kemungkinan besar terkabul. Dan jika dalam 1 tahun kita bisa pergi minimum 1 kali perjalanan, bisa terlihat memang kita traveling. juga surat sponsor dibantu oleh HRD perusahaan, disertai historical rekening tabungan selama 3 bulan terakhir. Terkadang akan lebih aman jika dapat memenuhi minimum saldo per orang yang mengendap dalam jumlah tertentu. Biasa sih gue menghitung nya seperti ini:

lama periode traveling x estimasi biaya per hari kemudian x  2 lagi

contoh:

Jika lama perjalanan kita 10 hari.

estimasi biaya perhari yang dihitung : 3x makan (asumsi hotel tanpa breakfast) + estimasi biaya transport + biaya masuk tempat tujuan : total Rp 500.000,-

jadi total minimum tabungan yang perlu kita siapkan:

10 x 500.000 x 2 = Rp 10.000.000,-

Hati – hati dalam perhitungan biaya estimasi per hari ya, karena tiap negara memiliki tingkat ekonomi sendiri, sehingga tentu saja biaya per kali makan di Taiwan dibandng dengan Jepang akan berbeda.

Juga copy kartu keluarga dan surat sponsor suami/ orang tua jika pergi nya sendiri.

  1. Hunting Tiket kereta atau Bus dan voucher wahana permainan

Saat Visa sudah dikabulkan oleh Kedutaan, maka selanjutnya bisa dicari apakah Negara tersebut:

  1. Memerlukan pemesanan diluar Negara mereka contohnya seperti Jepang.
  2. Atau bisa dipesan lebih murah dari Indonesia

Bisa dibeli melalui agent perjalanan, web khusus yang menawarkan, dll. Silahkan di browsing aja, tapi hati – hati dengan modus penipuan ya, baiknya cari yang namanya terpercaya, walaupun sedikit lebih mahal terkadang, tapi lebih aman. Bisa juga mendatangi pameran travel terutama jika tema promo nya adalah Negara yang akan kita kunjungi, biasa nya banyak penawaran special.

 

  1. Melanjutkan detail Itinerary lengkap dengan budget dan how to go.

Setelah dapat plan makro nya, baru bisa bedah per kota. Cara nya sangat mudah, tinggal masuk ke google dan ketik “ada apa di kota a” nanti akan keluar referensi nya bisa dibaca satu per satu. Pasti nya butuh sabar bacain cerita pengalamanan temen – temen traveler. Kadang grereget juga karena ada bagian yang perlu kita tau, tapi ga diceritain, nah ini kudu cari lagi dari referensi yang lain. Bisa juga buka web resmi destinasi nya, biasanya sangat informatif, dan lebih dapat menjawab pertanyaan kita pastinya.

contoh nya seperti ini:

https://www.google.co.id/?gws_rd=cr&ei=VFKZWK_jOMvTvASHxZuAAw#q=ADA+APA+DI+JEPANG

Untuk detail itin bahkan bisa di setting hingga mau mulai jalan jam berapa. Berapa lama perjalanan nya dan naik apa bisa di cek langsung di google map. Bisa buka google map, isi lokasi asal kita, dan lokasi tujuan. Nanti keluar deh pilihan nya naik apa saja, estimasi nya berapa lama dan ada opsi juga kita mau naik mobil sendiri, kendaraan umum atau berjalan kaki. Terkadang sampai dapat estimasi biaya yang perlu dikeluarkan.

Terlampir contoh penyusunan detail itin nya.

book7