Let Japan Set You Free – Day 7

20161027_110236.jpg

Jalan ke Jepang rasanya kurang sah kalo ga ngeliat gunung Fuji. Tapi sadar diri kita semua bukan pencinta alam, dan jujur aja males emang untuk hiking.

Uda gitu denger – denger kabar dari temen yang kebetulan tour guide, disana horror bener. Masyarakat Jepang yang terkenal banyak stress karena persaingan, banyak yang melakukan bunuh diri. Salah satu tempat favorite untuk melakukan bunuh diri adalah di gunung Fuji. Belom lagi cerita tentang gangguan di hotel nya,pintu kamar bisa ada yang ketok – ketok, pas dibuka gada orangnya… males deh.

Kebayang ya…serem ga si? Gue langsung merinding dan mutusin ga mau nginep disono juga. Tapi solusi untuk bisa tetep ngeliat gunung Fuji dari deket ada kebeberapa lokasi pilihan:

  1. Kawaguchi
  2. Subashiri
  3. Gotenba
  4. Fujinomiya

Jalur Fujinomiya merupakan jalur favorit sedangkan jalur Gotenba merupakan jalur yang paling sepi, karena jalur pendakian ke gunung Fuji nya yang jauh lebih sulit sehingga membutuhkan waktu lebih panjang.

Buat yang suka shopping bisa pilih ke Gotenba, disana ada branded factory outlet yang menggiurkan, biasanya kalo berangkat dengan travel agent, akan dibawa ke sana. Kebaca banget kan, masyarakat Indonesia mayoritas suka shopping. Hehe…

Diantara 4 pilihan, kita milih pergi melalui Kawaguchiko. Kami masih memiliki JR pass, sehingga menghemat biaya transportasi yang tidak murah juga untuk mencapai Kawaguchiko. Sebenernya JRpass yang kita beli dengan masa berlaku 7 hari itu sudah di itung- itung sedemikian rupa biar cukup sampai Kawaguchiko, haha.

Kami jalan dari Shinjuku station menuju Otsuki station selama 1 jam 15 menitan. Dari Otsuki station masih lanjut dengan ganti kereta selama 1 jam lagi tujuan Kawaguchiko station. Tapi untuk sambungan dari  Otsuki yang menuju Kawaguchiko kami tetap harus membayar tiket kereta nya, karena jalur ini bukan jalur nya JR. hati – hati yah, ada pilihan tiket regular dan fast, pasti nya harga nya berbeda, sesuaikan aja sama waktu dan budget. Kereta dari Otsuki ke Kawaguchi unik bentuk nya, berkarakter atau gambar gunung Fuji versi cartoon.

20161027_145020

20161027_145907

Dalam perjalanan ini kita sudah disodorkan dengan hamparan sawah dengan latar belakang gunung Fuji. Tiba di Kawaguchiko station, bisa langsung jalan kaki ke arah belakang station untuk menikmati pemandangan gunung Fuji nya, disana ada seperti taman gitu, bisa naik cable car juga kalo mau. Tapi kita milih naik bus retro nya sekalian mengelilingi danau Kawaguchi nya.

20161027_134845
Retro bus

Bus Retro yang kita naikin itu hop in – hop off, tiket nya bisa dibeli di depan station Kawaguchiko, dan bisa ambil peta jalur yang dilewati bus nya. Ada pilihan rute bus nya juga, kita pilih yang jarak tempuhnya paling dekat aja, karena memang ga mau sampai terlalu sore baliknya. Tiket bus yang paling murah aja uda 500 Yen. Lumayan yah, berasa.

20161027_123516

Kita berhenti di Kawaguchiko herb hall, Oishi Park dan Yagizaki Park yang bagus dikunjungi saat musim panas, karena disana ada ladang Lavender nya. Kita duduk santai di Herb hall, menikmatin ramen dan lavender ice cream nya. Susu nya berasa banget, yummy. Disana dijual juga macem – macem bunga dan tumbuhan lain. Bibit dan yang sudah jadi juga ada. Ga kebayang bawa – bawa begituan sampe Indonesia, mungkin karena bukan hobby gue ya.

Yang berani dan memutuskan mau eksplor lebih lama bisa koq, disitu banyak hotel dan hostel. Tinggal pilih aja. Disana terkenal juga dengan onsen nya. Outdoor yang langsung bisa melihat pemandangan gunung Fuji. Waktu baca review nya sih katanya yang the best nya di Fujikawaguchiko Onsen Konanso, hanya sekitar 10 menitan jalan kaki dari Kawaguchiko station. Menarik banget kan, seharusnya kita bener – bener mutusin nginep semalem ya at least. Tapi karena ga berani, jadi nya skip deh. Kita merasa ga cukup waktu juga. Next trip kalo ke Jepang lagi, mau nya eksplor di Osaka – Kyoto lebih lama, karena disana juga kita bisa pergi ke sutau pedesaan nya lagi dan terkenal dengan onsen nya.

Sayang banget pas kita di Kawaguchiko, cuaca kurang bersahabat. Rencana mau foto gunung cantik itu, ternyata gagal total, karena bisa – bisa nya ke blok awan gede pas dibagian puncak nya. Sedih amat yah… ude bela-belain. Yah, belom jodoh saat ini. Jadi berdoa aja, semoga masih bisa balik ke Jepang suatu hari nanti ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s